Rabu, 29 Mei 2013

Mau Nakutin Malah Di Takutin (By: Farid Sodikin)


       Di sebuah Desa terpencil yaitu Desa Tempuran,Kec.Senduro, Kab.Lumajang. Di situlah Aku dan keluargaku tinggal, desa dimana adatnya sama dengan adat Madura, jadi desaku ini masih penuh mistik. Di sinilah ceritaku di mulai.


       Waktu itu pas Magrib, aku dan kawan-kawanku kemushola untuk pergi sholat. Malam itu tepat pas malam jum’at kliwon di mana hawa-hawa mistik sangat mencekam sekali, setlah selesai sholat kemudian kami pergi mengambil al-Qu’an untuk mengaji. Tidak lama kemudian ada dua temen kami minta izin keluar untuk pergi ke kamar kecil sebut saja mereka Lilik dan Sholeha.

       Muncul dech...niat isengku dan temen(Sulihan) buat ngerjain mereka, lalu kamipun juga minta izin keluar dengan alasan juga mau kekamar kecil. Kebetulan kamar kecilnya berada di timur rumahku, jadi aku dan temenku ambil jalan pintas lewat belakang rumahku yang deket kuburan umum kurang lebihnya 30 meteran.

       Pas aku dan temenku sampai di belakang rumahku(waktu itu lampu belakang rumahku mati), tiba-tiba kami berdua di kejutkan oleh sebuah pohon kopi yang tiba-tiba bergerak kencang dengan sendirinya seakan-akan ada yang menggoncangnya. Tanpa berfikir panjang kamipun langsung lari tebirit-birit sambil teriak ”HANTU........Kaburrrrrrrrrrrr.......!!!”

       Karena saking kencangnya tak Sadar kami telah melewati 2 temen kami tadi yang mau kami takuti, merekapun juga kaget dan ikut lari karena mendengar kami berteriak hantu....
·       Pesan Moral Yang dapat di ambil: “Janganlah menakut-nakutin orang lain karena Allah itu Maha Tahu dan Maha Adil.”
TAMAT
Poskan Komentar
Call of Duty Black Ops 15th Prestige